berjalan menyusuri gelapnya siang
berhembus angin yang tak bersuara
melihat bunga yang tak asing di rasa
tak terlihat dalam mata
menari dengan tinta bersama hembusan salju
mengurai kata yang tak bermakna
melihat hembusan sukma berpijak pada kata
hati yang tlah menjadi karang tersapa ombak yang menggulung tinggi
kau kau dan kau yang ku ingin lihat saat masuk dalam lautan ilmu yang tersapu jiwa
menghadirkan asa yang tak terbalas
mungkin ku hanya menjadi pemuja yang bersembunyi pada ekor didng...............

Tidak ada komentar:
Posting Komentar